Lebaran oh lebaran…..

Posted On September 2, 2011

Disimpan dalam Uncategorized

Comments Dropped tinggalkan tanggapan

Hati bergetar kala mendengar kumandang takbir Akbar
Mengingatkan datangnya Hari Kemenangan
Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin

Dihari yang fitri ini aq berharap bisa kembali fitrah dan impian ku yang sempat tertunda dapat kembali tercapai, amin.

Namun, apa yang kuharapkan tampaknya bertentangan dengan apa yang terjadi dan kurasakan saat ini. Disebalik kebahagiaan dalam menyambut datangnya lebaran dan kebahagiaan bisa berkumpul dengan keluarga terselip sebuah kesedihan yang mendalam.

Impianku ingin bersama orang yang aku sayang pada lebaran kali ini pupus sudah, ingin rasanya aku bersama-sama menikmati kebahagiaan dihari lebaran ini, berkenalan dengan keluarga terdekat masing-masing kita. Sayang sekali semua itu hanya sebuah mimpi semata.

Ya, Allah apa salah yag telah aku perbuat? Kenapa semua rencana yang telah kubuat hancur berantakan. Aku mohon padamu ya Allah jika memang dia sakit berilah dia kesehatan dan kesembuhan. Kenapa dia diamkan aku seperti ini serta tidak memberikan aku sebuah kabar tentang keadaannya.

Andai ada yang tau bagaimana perasaanku saat ini, betapa aku ingin sekli menjerit dan menangis sejadi-jadinya. Apa mungkin kejadian menyakitkan itu terulang kembali kepadaku? Kenapa aku tak seberuntung teman-teman ku yang lain. Mereka memiliki kisah percintaan yang bahagia, kenapa aku selalu dihadapkan pada kesulitan-kesulitan ya Allah?

Mungkinkah kesabaranku dalam menjalani hidup masih kurang? Apakah aku masih harus dipermainkan oleh perasaan dan cinta? Untuk kali ini aku tak tau apa yang harus kulakukan… Aku hanya bisa pasrah dan berdoa semoga tuhan memberikan jalan keluar terbaik.

Ternyata cinta telah membuat ku hacur untuk yang ke dua kalinya. Saat ku mulai menata kehidupanku tanpa cinta, kau datang menghampiriku dan menawarkan berjuta-juta cinta untukku. Aku yang keras telah luluh oleh cintamu, setelah itu kau permainkan perasaanku.

Saat ini kau biarkan aku sendirian menghadapi masalah dan pertanyaan tentangmu, kau sama sekali tidak ada saat aku butuh, walaupun aku sadar dan paham kalau dirimu saat ini sedang sakit, namun kenapa kau tidak memberi kabar padaku. Tuhan saat ini aku sangat lemah, aku terperangkap dalam kisah cintanya ya Allah.. Apa yang harus kuperbuat sekarang? Dia tidak pernah memikirkan diriku sama sekali, tidak memikirkan betapa sulitnya aku menghadapi hari-hari tanpanya. Sudah dua har aku tidak bisa tidur karena memikirkannya, aku sudah berusaha untuk tidak terlalu memikirkannya tapi aku tidak bisa…? Aku harus apa dan harus bagaimana?

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.